30th December 2012 Cat: Olah Raga with No Comments »

pssi 2012 Dengan keputusan yang telah disampaikan oleh Djoko Driyono, bahwa ISL akan tetap digulirkan tanggal 5 Januari 2023, meskipun PSSISuatu Pagi di Kantor FIFA. Read more ... » menghimbau agar ISL dan IPL digulirkan pada tanggal 9 Pebruari 2013 seperti yang diminta AFC, maka terlihat bahwa kemauan ISL tidak boleh dilarang dan tidak boleh dihalangi oleh semua manusia yang ada di Indonesia.

Bukan Djoko kalau selalu menuruti himbauan dan permintaan yang diberikan oleh PSSI, karena ISL merasa berada di bawah PSSI Yang Lain, bukan PSSI yang diakui sah oleh federasi sepak bola Asia (AFC) maupun Federasi Sepakbola Dunia. Bahkan PSSI Yang Lain tidak segan – segan untuk “menabrak” UU No.3/2005 perihal wewenang PSSI sebagai satu satunya Induk olahraga Sepakbola di Tanah air, PSSI dibawah Pimpinan Djohar Arifin adalah otoritas Sepakbola yang resmi diakui badan dunia FIFASuatu Pagi di Kantor FIFA. Read more ... »/AFC.

Yang menjadi perhatian kita adalah Maber Polri, bukan lagi PSSI Yang Lain atau KPSI. Pakah Mabes Polri juga akan ikut – ikutan menabrak UU No 3/2005 tentang kewenangan PSSI yang sah dalam urusan persepakbolaan di Indonesia ?
Apakah Mabes Polri akan mengulangi lagi peritiwa ” siapa yang bertanggung jawab pada kunci ruang kongres” kepada pihak lain ? Ataukah Mabes Polri akan berkilah lagi bahwa tanpa diijinkanpun ” Kongres PSSI Yang Lain” bisa berlangsung dengan aman di Jakarta, hanya “karena tidak minta ijin”

Akankah Mabes Polri akan masuk lubang lagi untuk kedua kalinya, lalu berkilah bahwa ISL tidak minta ijin untuk pertandingan “sepak bola yang lain” sehingga tidak perlu untuk mematuhi UU No 3/2005 ?

Atau Mabes Polri sudah lupa dengan peribahasa yang pernah dipelajari waktu di Sekolah Dasar dahulu ?

“Hanya keledai yang masuk lubang sampai dua kali”

Majulah Mabes Polri sebagai pengayom masyarakat


Related Post :
Leave a Comment for Akankah Polisi Masuk Lubang . . . . . . . Dua Kali??